Cerita Udang-Udang

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Udang - Udang


Dulu, ada satu udang-udang. Udang-udang ini bundanya seekor burung. Dia ada tiga bersaudara, yang tua namanya Udan-Udang, yang kedua namanya Ase-Ase (padi-padi), dan yang ketiga namanya Cuco-Cuco (anak Siput). Mereka ini hidup bahagia karena setiap Bundanya pergi terbang, selalu bawa pulang banyak makanan. Ketiga anaknya ini senang sekali


Haaaaa..... Pada suatu hari ini Bundanya jatuh sakit, di Rumah Sakit Bunda (RS Amalia Bontang) Biasanya banyak makanan, sekarang sudah tidak ada lagi yang bisa dimakan. ini Bundanya, panggil sudah anaknya yang paling tua : Udang-Udang.
Na'ku, pigi dulu kata cari makanan di rumah Tata. Ini ade-ade'mu belum makan seharian kasian. Siapa tau di Rumah Tata ada nasi yang tahambur-hambur bisa kamu bawa ke sini.


Ini Si Udan-Udan pigi sudah cari Rumah Tata. Jauh kasian dia bajalan sampai akhirnya ketemu juga Rumah tata. Pas dia masuk, dia lihat Tata makan nasi sama Ambo'nya. disitu dia liat ada banyak nasi yang tahambur. Bapikir sudah dia " Bagaimana caranya saya bawa ??? "
Haaaaaa... dapat akal dia. itu nasi dia tusuk ke tanduknya. satu...dua...tiga ... empat...Ada empat yang dia bawa pulang. Karena nasinya Masih panas sekali, dia berusaha cepat-cepat pulang.


"Uuuuuaa Panasnya..." bilang Udan-Udang.
Belum setengah perjalanan pulang, dia sudah mulai pusing karena panas. lari... lari..., pas sudah setengah jalan, tabangting dia ke tanah, ini badannya merah karena masak. Akhirnya mati kasian.
Ini bundanya di rumah sudah lama batunggu kenapa Udang-Udang belum pulang ? Dia suruh sudah Anaknya yan ke-dua, Ase-Ase. " O... Ase-Ase ! Tiro-tiroi gare kaka'mu magi deppi compo ? tengok-tengok kakakmu kenapa belum muncu ? )"
Ini ase-Ase muai sudah tengok kakaknya, giling kua, giling koro (tengok sana, tengok sini)..... giling kua,iling koro .... terus...terus begitu... , polo Ellonna (patah lehernya) mati juga. lehernya patah karena hanya dari batang padi kecil.


Haaaaa..... ini Cuco-Cuco (anak siput) lihat kakanya Ase-Ase mati, Udang-Udan belum pulang, menangis dia. Menangis sampe takeluar ingusnya. dia essu sudah bolo'nya ... husss, menangis agi, dia essu lagi ingusnya... Husss... dan terakhir dia keluarkan lagi ingusnya keras-keras ... husss... Masya Allah..!!! bukan cuma ingusnya yang keluar, badannya juga keluar dari cangkangnya.... Matiiiii...
Ini bundanya liat anaknya tiga-tiga mati, lari...lari.... karena stresss
Lari...Lariii.. Tatumpu ki ponna Alosi e, maddenne capu-capu'na, cappu'ni
(artinya : Ta toki di pohon pinag, gugur dia punya benang sari, selesai sudah.)


Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

0 komentar:

Posting Komentar